Rabu, 11 September 2013

Penemuan Terbaru 6 Penyebab Serangan Jantung Mendadak

Menurut penelitian, penyebab serangan jantung belum tentu berasal dari kebiasaan mengkonsumsi cheeseburger dengan daging berlemak dan gaya hidup malas bergerak. Para ilmuwan mengungkapkan adanya pemicu-pemicu lain yang mengejutkan yang mungkin tidak pernah Anda sadari ini bisa saja terjadi setiap hari. Mengutip abcnews, Anda bisa mengenali dan mempelajari pola enam penyebab serangan jantung yang mengejutkan itu.
1. Bahan kimia anti lengket
Sebuah studi pada bulan September 2012 yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan hubungan antara bahan kimia asam perfluorooctanoic (PFOA) dan penyakit jantung. Tanpa memandang usia, massa tubuh, atau adanya diabetes atau penyakit lain, peneliti menemukan bahwa orang dengan kadar PFOA tertinggi dalam darah mereka dua kali lebih mungkin untuk memiliki penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan orang dengan tingkat terendah.
Cara mencegahnya : Jika Anda selama ini menggunakan panci anti lengket atau perangkat rumah tangga lainnya yang dilapisi anti lengkat dan sebagainya, gantilah dengan yang menggunakan baja atau stainless atau besi. Taktik lain untuk menghindari PFOA yaitu hindari kain buatan pabrik, furnitur dan kurangi makan makanan cepat saji karena banyak wadah makanan cepat saji yang mengandung anti lengket.

2. Perubahan iklim
Pemanasan bumi memiliki dampak yang tak terhitung terhadap kesehatan. Seorang wartawan investigasi Linda Marsa dalam buku barunya; Demam, menjelaskan salah satu diantaranya adalah serangan jantung. Pemanasan yang berlebihan mengarah pada pembentukan partikel kecil di udara tercemar yang dikenal PM2.5 dan partikel itu ditemukan bersarang di dalam paru-paru. Ukurannya yang sangat kecil membuat mereka terhindar dari pertahanan kekebalan tubuh alami dan bermigrasi dalam aliran darah. Akhirnya berakumulasi pada pembentukan plak yang menyumbat arteri dan bertanggungjawab atas serangan jantung dan stroke.
Cara mencegahnya : Mulailah mengkonsumsi minyak ikan. Studi Badan Perlindungan Lingkungan dan Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan menemukan, suplemen omega 3 minyak ikan dapat teratur menurunkan kerentanan seseorang terhadap efek polusi.

3. Sabun antibakteri
Tricloson, sabun antibakteri dan kimia pada pasta gigi bisa menjadi buruk bagi kesehatan, memiliki kaitan dengan penyakit tiroid dan perannya untuk membunuh seringkali membuat kuman resisten antibiotik. Sabun antibakteri juga memiliki hubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Penelitian baru menunjukkan itu bisa merusak jantung dan jaringan otot.
Cara mencegahnya : Menggunakan sabun antibakteri dianggap hampir tidak ada manfaatnya karena peneliti telah membuktikan mencuci tangan dengan sabun biasa dan air sudah sangat baik bagi kesehatan. Hindari sesuatu yang diiklankan sebagai antibakteri, antimikroba, triclosan, membunuh kuman, bebas bau ataupun membunuh bau. Produk perawatan daerah pribadi juga harus dipastikan tidak mengandung triclosan.

4. Makanan kaleng
Kaleng kemasan mengandung racun karena mengandung bahan kimia bisphenol A atau BPA, ini yang memiliki kaitan erat dengan pencetus hormon kanker payudara, emosi pada anak-anak perempuan, obesitas dan fertilitas. Kini hal itu juga bisa memicu penyakit jantung. Studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One menemukan, bahkan dosis kecil BPA dapat menyebabkan aritmia jantung yang berbahaya hingga kematian mendadak. Hubungan ini ditemukan hanya beberapa bulan setelah peneliti menemukan orang sehat dengan kadar BPA lebih tinggi memiliki resiko besar serangan jantung.
Cara menghindarinya : Batasi mengkonsumsi makanan kaleng dan beralihlah ke makanan segar atau beku. Beberapa plastik juga mengandung BPA, jadi pilih gelas atau wadah makanan dari stainless steel dan jangan menggunakan wadah plastik dalam microwave.

5. Kemacetan lalu lintas
Para ilmuwan menemukan hubungan antara polusi udara, kemacetan lalu lintas dan resiko serangan jantung. Peneliti mewawancarai korban serangan jantung untuk mencoba menentukan pemicunya. Mereka menemukan, orang yang terjebak dalam kemacetan lalu lintas, apakah sebagai sopir, penumpang, pengendara sepeda atau penumpang transportasi umum mengalami resiko 3,2 kali lebih tinggi terkena serangan jantung dibanding yang tidak.
Cara mencegahnya : Periksa laporan kualitas udara pada jalan-jalan yang sering dilalui, tutup jendela selama perjalanan dan melobi atasan jika mungkin bekerja lewat teleconference untuk mengurangi ekspos terhadap polusi udara

6. Beberapa jenis seafood
Peneliti dari Universitas Syracuse menyatakan, Anda pun harus selektif ketika memilih makanan laut. Hewan laut yang terkontaminasi tingkat merkuri tinggi mengganggu respon tubuh terhadap stres, meningkatkan penyakit jantung.
Cara menghindarinya : Selain tuna, ikan dengan tingkat tertinggi merkuri biasanya spesies predator besar, seperti ikan todak, king mackerel, dan segala jenis ikan hiu. Survei US Geological Survey juga menemukan kadar merkuri tinggi yang berbahaya pada beberapa spesies air tawar, termasuk ikan trout dan bass.
[mor]/inilah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar