Senin, 26 Agustus 2013

Tidur Dengan Dosen, Para Mahasiswi Ini Dapat Bonus Nilai A

Memprihatinkan. Potret dunia pendidikan nasional sekarang ini tampaknya bakal semakin buram dengan kasus skandal seks antara mahasiswi dan dosen yang terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini. Umumnya dosen yang meminta imbalan seks dari mahasiswi-nya adalah dosen yang masih muda atau belum menikah.
Banyak mahasiswi di Kupang yang mengaku terpaksa melayani nafsu bejat para dosen untuk berhubungan seks, hanya untuk mendapat imbalan berupa nilai tertinggi dalam perkuliahan. Setidaknya, hal itu diakui oleh Ike (21 tahun; nama samaran) dan Lisa (22; nama samaran), dua mahasiswa di satu perguruan tinggi yang sama, dalam wawancara ekslusif dengan Pos Kupang, Jumat (23/8/2013) lalu.
Ike, mengaku merupakan mahasiswi semester lima. Sementara Lisa, adalah mahasiswi jurusan ilmu sosial. Dengan ditiduri dosen, mereka bisa dapat nilai bagus dalam mata kuliahnya. "Ya, ada oknum dosen yang suka 'umpan' kami dan terjadilah itu. Dosen yang suka begitu dengan kami, umumnya yang masih muda atau belum berkeluarga," kata Lisa.
Ia menuturkan, hubungan terlarang antara dosen dan mahasiswi tersebut ada yang dilakukan atas dasar suka sama suka, tanpa ada pembayaran uang. "Tapi ada juga yang beri kami bonus. Kami tidak minta. Biasanya saat pengumuman nilai mata kuliah, kami dapat nilai A (nilai empat) khususnya mata kuliah yang diasuh dosen itu," tandas Ike.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar