Jumat, 30 Agustus 2013

Ini Dia Hasil Kerja Keras Agnes Monica Selama 20 Tahun

Impian dan cita-cita Agnes Monica untuk bisa go international semakin di depan mata. Meski Agnes belum mau bicara terbuka kapan hal itu akan terlaksana, namun ia bersedia membocorkan siapa-siapa saja nantinya yang akan terlibat dalam album internasional-nya.
"Timbaland, TI, Russel Simons, Bryan White, Coke Battle," ujar Agnes menyebutkan nama-nama tersebut saat mengadakan jumpa media peluncuran album barunya yang berjudul 'Agnez Mo' di Indomaret Point Convenience Store, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2013).
Bukan rahasia lagi kalau sudah lama penyanyi cantik kelahiran tanggal 1 Juli 1986 itu ingin go internasional. Dengan kesabaran dan ketekunan, akhirnya Agnes Monica pun bisa mewujudkan mimpinya untuk lebih mendunia. Semua tentunya dicapai Agnes dengan kerja keras.
"Maknanya menyadari sampe aku di posisi sekarang, usia aku tergolong masih muda. It's been 20 years of hard work. Nggak ada satu pun yang aku dapatin di dunia ini instan, sampai kapanpun aku akan terus menghargai proses itu dan enjoy," pungkasnya.
Soal pergantian nama Agnes Monica menjadi Agnes Montana ditampik oleh pelantun lagu 'Paralyzed' ini. "Itu nggak benar," kata Agnes seraya tertawa.
Beberapa bulan yang lalu, saat Agnes Monica tampil di San Francisco menyanyikan lagu 'Coke Bottle', hasil kolaborasinya dengan Timbaland. Disc Jokey yang mengiringi Agnes sempat meneriakkan "give it up to Agnes one time" yang terdengar seperti "Montana". Sejak itu, kabar dirinya berganti nama menjadi Agnes Montana pun merebak di dunia maya.
Perihal album terbaru Agnes Monica yang berjudul 'Agnez Mo' pun bukan dalam rangka mengganti nama untuk kariernya di mata internasional nanti. "Nama album itu karena nama (akun) Twitter @agnezmo. Jadi, nggak ada mau ganti nama," jelas Agnes.
Agnes Monica belakangan ini memang sering berada di Amerika Serikat untuk mengerjakan materi album internasionalnya. Ia juga menampik bila disebut pindah ke negeri Paman Sam demi karier internasionalnya. "Pekerjaan di sana cukup besar jadi lebih banyak di sana untuk sekarang. Pada akhirnya ada di dua negara," katanya.
(Op)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar