Minggu, 25 Agustus 2013

Rahasia Program Diet OCD Ala Deddy Corbuzier Yang Jadi Kontroversi

Program diet yang diperkenalkan Deddy Corbuzier dengan sebutan Obsessive Corbuzier's Diet (OCD) belakangan ini terus menjadi bahan perbincangan, terlebih di jejaring sosial. Program diet OCD yang diperkenalkan oleh Deddy Corbuzier ini mendatangkan kontroversi di masyarakat.
Apa itu program diet OCD ala Deddy Corbuzier?
OCD yang didengungkan oleh Deddy Corbuzier ini disebut sebagai metode kuno dari Tiongkok, yang sering digunakan oleh para biksu Shaolin. "This is an ancient Chinese secret. That people forget and don't care," tulis Deddy di dalam buku elektroniknya, seperti dilansir liputan6.com, (21/8/2013) lalu.
Bila pada jenis diet lain seseorang diwajibkan untuk melakukan sarapan agar tidak kebablasan di siang hari, justru di dalam diet OCD ini pelaku diet diminta untuk menghindari yang namanya sarapan. Dan ini pun menjadi kontroversi tersendiri di kalangan pelaku diet. Selain itu, metode dari diet OCD ini difokuskan pada pola puasa atau membatasi waktu makan, dan menghindari sarapan pagi.
Deddy Corbuzier menyebutkan, program diet OCD ini terinspirasi dari seorang sopir yang pernah ia temui sekitar 5 tahun lalu, di Hong Kong. Kala itu, kedatangan Deddy ke sana untuk mengambil sertifikat instruktur bela diri, dan menghabiskan hampir satu minggu dengan mobil sewaan dengan sopirnya itu. Yang membuat Deddy kaget, sopir itu sudah berusia 72 tahun, dengan wajah dan perawakan seperti 40 tahunan.
"It's impossible I think. So I asked him how can he achieved that," tulisnya.
Ternyata, rahasia itu pun dibocorkan oleh sang sopir kepada Deddy Corbuzier, dan saat itu dianggap tidak masuk akal namun menarik. "Ide ini saya pelajari dari dia selama 4 hari berturut-turut, hingga saya tahu bahwa ia adalah mantan biarawan Shaolin dari Cina," jelasnya.
Sesampainya di Jakarta, Deddy mengaku kalau pembicaran itu lenyap begitu saja, dan ia pun masih berkutat dengan diet yang lama. Tapi, Deddy Corbuzier mendadak stres ketika ia harus tampil di televisi dengan kondisi telanjang dada atau tidak mengenakan pakaian, karena dia menganggap tubuh yang dimilikinya tidak bagus.
"Lalu saya teringat dengan apa yang saya pelajari dari sopir taksi tersebut. Saya menelaahnya, dan mencari penjelasan logisnya di internet selama 1 bulan penuh, hingga saya yakin apa yang dikatakannya dulu adalah benar, dan bisa dicoba dan saya mencobanya," jelasnya. "Here I am with 8 packs stomach and going younger," tambahnya.
Berikut ini adalah beberapa kontroversi dalam diet OCD ala Deddy Corbuzier yang ternyata malah banyak diikuti orang : 
1. Tidak boleh sarapan
Sarapan dianggap bikin mengantuk dan membuat orang justru ingin makan dan makan lagi.

2. Puasa dengan jangka waktu 16 jam, 18 jam, 20 jam, 24 jam
Untuk pola puasa yang digunakan di dalam OCD ini bukan seperti pola puasa pada umumnya, yang tidak boleh makan dan minum selama 13 jam, dari mulai terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Sedangkan pada OCD waktu puasanya adalah 16, 18, 20 bahkan 24 jam. Meski berpuasa, para pelaku boleh mengonsumsi minuman dengan syarat 0 kalori.
  • Berpuasa selama 16 jam dan makan hanya 8 jam : Ini artinya, apabila di hari pertama Anda memulai untuk melakukan IF/OCD pada pukul 1 siang, itu berarti Anda hanya diperbolehkan untuk makan sampai jam menunjukkan pukul 9 malam. Lewat dari jam itu, menandakan saatnya Anda untuk berpuasa selama 16 jam. Ingat, bukan berarti Anda tidak boleh minum. Minumlah, tapi juga harus dikontrol. Bagi pemula, ada baiknya untuk memulai dengan jendela makan yang satu ini. Ada baiknya, lakukanlah sampai Anda benar-benar dapat memahami kondisi tubuh sendiri.
  • Berpuasa selama 18 jam dan makan hanya 6 jam : Sederhananya, Anda hanya mengurangi jadwal puasa Anda, yang tadinya sampai pukul 9 malam, dengan jendela makan yang ini Anda hanya boleh makan hingga pukul 7 malam, apabila Anda memulainya pada pukul 1 siang. Setelah Anda berhasil melewati puasa yang pertama, silahkan untuk melakukan dengan jendela makan nomor 2 ini. Sama seperti di atas, lakukanlah sampai Anda benar-benar dapat memahami kondisi tubuh.
  • Berpuasa Selama 20 jam dan makan hanya 4 jam : Ini juga seperti peraturan nomor 1 dan nomor 2. Bila Anda mulai 'breakfast' pada pukul 1 siang, berarti hanya boleh makan sampai pukul 5 sore. Untuk memulai yang satu ini, disarankan untuk melakukannya secara perlahan. Apabila badan masih kaget, silahkan kombinasi semuanya.
  • Puasa 24 jam : Terdengar menakutkan memang. Artinya, Anda hanya makan sekali dalam sehari. Jam berapa saja, makan apa saja, dan sebanyak apa saja. Ingat, bukan berarti Anda harus rakus. Cara melakukannya, contoh : Anda mulai makan di hari Selasa pukul 1 siang dengan menu yang cukup mengenyangkan, dan Anda boleh makan lagi di hari Rabu di jam yang sama, yaitu pukul 1 siang.
Sebelum Anda memutuskan untuk memulai diet satu ini, ingatlah pesan yang disampaikan langsung oleh Deddy Corbuzier, yang sering dilupakan oleh para pelakunya.
"Semua teori diet tidak ada yang salah atau benar, mereka menggunakan caranya sendiri dengan kebaikan atau kekurangannya masing-masing. Teori OCD adalah teori yang saya praktikkan, dan terapkan untuk diri saya sendiri, sebelum saya sebarkan untuk masyarakat dan sangat cocok utuk saya," tulis Deddy.
"Tidak ada satupun teori diet yang menjamin penggunanya mendapatkan hasil yang maksimal, karena semua tergantung dari pemahaman dan kerja keras, serta kesungguhan pelaku dalam melawan genetika pelaku," lanjutnya.

3. Boleh Makan Apa Saja
Setelah menjalani puasa, orang bebas makan apa saja namun tetap tak boleh rakus. Untuk makanannya sendiri, tidak ada pantangan apapun dalam mengkonsumsi makanan di waktu makan, sehingga OCD cocok bagi pelaku diet yang tidak dapat menghindari gorengan, santan dan makanan junk food lainnya. Tapi ingat, Anda adalah apa yang Anda makan.

4. Berolahraga ketika berpuasa
Pembentukan otot lebih mudah saat orang berpuasa dan jangan takut pingsan.
(Adt/Igw)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar