Tampilkan postingan dengan label venna melinda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label venna melinda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2013

Foto dan Profil Verrell Bramasta, Anak Pertama Venna Melinda-Ivan

Sejak kemunculannya di beberapa acara infotainment televisi, nama Verrell Bramasta mendadak terkenal dan terus jadi perhatian publik terutama para gadis remaja dan perempuan Indonesia. Wajah Verrell Bramasta yang sering salah disebutkan jadi Farrell Bramasta atau Ferrel Bramasta atau Verrel Bramastya atau Verrel Bramastia ini memang tampan, berkulit putih dan punya senyum yang super manis. Hingga di internet banyak yang mencari profil dan biodata lengkap Verrell Bramasta, tanggal lahir Verrell Bramasta, foto terbaru Verrell Bramasta anak pertama Venna Melinda dan Ivan Fadilla, sampai foto hot seksi telanjang dada topless shirtless Verrell Bramasta. Banyak juga yang bertanya apakah Verrell Bramasta sudah punya pacar? Siapa pacar Verrell Bramasta putra pertama Venna Melinda dan Ivan Fadilla? Dimana Verrell Bramasta kuliah atau sekolah? dan masih banyak lagi.
 
Verrell Bramasta atau biasa disapa Verrell ini adalah anak atau putra pertama dari pasangan Venna Melinda dan Ivan Fadilla yang saat ini sedang mengurus perceraian. Verrell dan adiknya Athalla sebenarnya tak menginginkan perceraian kedua orang tuanya. Namun apa mau dikata semua sudah takdir, Verrell hanya bisa menguatkan diri dan menguatkan adiknya bahwa semua akan baik-baik saja.
"Aku sama Athalla sempat ada masa enggak mau apa-apa. Athalla mengurung diri di kamar, aku juga malas berbuat apapun. Sampai sekarang rasa sepi itu enggak hilang," aku Verrel seperti dilansir tabloid nova.
Athala, kata Verrell yang terlihat paling mengalami syok batin. Apalagi Athalla termasuk orang yang tertutup soal perasaannya. Apapun akan ia pendam sendiri. "Aku tahu dia (Athalla) sedih banget, tapi enggak tahu mau ngapain. Ada saat dia mwngunci diri di kamar, enggak mau ketemu orang. Dia lakukan yang disuka supaya enggak merasa sedih," cerita Verrell.
Sebagai kakak, Verrell merasa harus memberi semangat pada Athala. Pelan-pelan, ia mengajak Athala agar keluar dari keterpurukan masalah keluarga mereka. "Saya kasih tahunya pelan-pelan kalau kita harus bangkit," cetus Verrel.
(Op)

Senin, 15 Juli 2013

Ivan Serahkan Rekaman Perselingkuhan, Venna Melinda Pasrah

Venna Melinda sudah pasrah dan enggan memberikan komentar soal bukti rekaman percakapan yang diajukan suaminya, Ivan Fadilah sebagai bukti rekaman perselingkuhan Venna Melinda. Pemain film 'Catatan Si Boy' ini beralasan tak ingin merusak suasana hati kedua anaknya dengan keadaan ini.
"Kalau saya dengan Farel, saya yakin dengan dia mau mencium memeluk memanggil mama, itu tandanya dia kangen dengan saya. Saya tidak mau merusak suasana hati mereka, anak-anak jadi korbannya," ucap Venna ditemui di Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (15/7/2013).
Menurut kuasa hukum Venna Melinda, Kemala Dewi Nudirman, rekaman yang berisi dugaan perselingkuhan Venna Melinda dengan anggota DPR RI berinisial HLS tersebut, hanyalah rekayasa. Apalagi, dalam rekaman tersebut seperti bukan suara kliennya.
"Mereka kasih bukti rekaman, tapi tidak ada yang tahu itu suara rekaman siapa. Saya keberatan. Rekaman itu kan bisa dari suara siapa saja yang mengaku mengetahui perselingkuhan Venna. Pihak Ivan juga tidak menyebutkan data diri suara yang mereka rekam," kata Kemala usai menghadiri sidang di Pengadilan Agama (PA), Jakarta Selatan, Senin (15/7/2013).  
Venna Melinda sendiri sudah pasrah dengan masalah perceraiannya. Artis yang juga wakil rakyat ini pun mengaku tidak takut dengan tuduhan perselingkuhan yang disertai bukti rekaman itu. "Saya sudah di titik di mana saya hanya akan menjalani semuanya. Suami, anak itu titipan, buat apa saya takuti. Kecuali saya punya niat jahat," tandasnya.
Anggota DPR dari Partai Demokrat ini tak menyangka sidang perceraiannya dengan Ivan akan serumit ini. Padahal, awalnya Venna hanya ingin bercerai dengan Ivan Fadilah. "Saya enggak menyangka perceraian ini menjadi rumit. Memang saya mau bercerai tapi kasihan anak-anak menjadi korban," sesalnya.
(rik)