Tampilkan postingan dengan label konser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konser. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Selesai Konser, Girls Generation Membagikan Bola-Bola Cinta

Laporan konser Girls Generation atau SNSD di Jakarta tadi malam, Sabtu tanggal 14 September 2013. Ribuan Sone, sebutan untuk para penggemar Girl Generation atau SNSD, sudah memadati area Ancol Beach City, Jakarta sejak Sabtu (14/9/2013) pagi. Bahkan, ada dari mereka yang rela antre sejak hari Jumat malam demi kesempatan memasuki tempat konser SNSD lebih dulu.
"Saya antre sejak Jumat jam 23.00, biar bisa nonton paling depan, rumah saya di Pademangan, kalau datangnya sore bisa enggak dapat di depan," ujar Hendi Gunawan (18 tahun) saat mengantre di depan pintu masuk.
Para penonton ini rela mengantri lebih dulu sejak pagi meskipun konser baru mulai Sabtu sore. Berbeda dengan konser boyband Korea yang banyak digandrungi perempuan, konser girlband ini justru dipenuhi oleh penonton pria. Andrian salah satunya. Pria berambut cepak ini rela mengantre sejak Jumat siang demi bisa menyaksikan idolanya tampil.
"Bela-belain nginep, makan, dan tidur di sini biar bisa dapat paling depan, ya siapa tahu bisa salaman atau dapat merchandise," katanya. Ia mengaku hanya tidur beralaskan koran di atas pasir pantai.
Konser SNSD di Jakarta yang bertajuk 'Girls Generation World Tour Girl & Peace in Jakarta' ini dipromotori Dyandra Entertainment. Konser digelar di Mata Elang International Stadium, Ancol Beach City, Jakarta Utara.
Sebelum mengakhiri konsernya tadi malam, Girls Generation memberikan hadiah kepada mereka yang sudah hadir di konser GG World Tour - Girls and Peace. Personel girlband ini memberikan lemparan bola-bola cinta kepada para penonton.
Awalnya, penonton merasa kurang puas dan meminta sang idola untuk kembali beraksi di atas panggung memberikan lagu terakhir sebagai hidangan penutup di gelaran konser tunggal mereka.
"Encore, encore, encore!" teriak penonton kompak bersamaan penghujung konser yang dihelat di MEIS-Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (14/9/2013) malam.
Berbalut kaos putih yang bertuliskan Girl's Generation, Yoona dkk tiba-tiba muncul dari dasar panggung dengan menggunakan hydrolic. Kontan jerit histeris tak bisa terelakkan lagi. Lautan lighstick langsung melambai di lokasi konser menyambut SNSD yang kembali muncul ke atas panggung.
Sebelum akhirnya meninggalkan panggung konser, bola-bola plastik dalam keranjang belanja pun dilemparkan kepada para penonton. Seraya melempar senyum bahagia, sang idola mengucap rasa terima kasihnya. "Terima kasih Indonesia!" ucap Girls Generation.

Minggu, 25 Agustus 2013

Konser Metallica di Jakarta Tadi Malam Berjalan Lancar

Konser band rock Metallica di Jakarta, Indonesia (Metallica's concert in Jakarta Indonesia) yang digelar tadi malam, Minggu tanggal 25 Agustus 2013 berjalan sukses tanpa menimbulkan kerusuhan besar seperti yang terjadi 20 tahun lalu. Puluhan ribu penggemar musik rock metal Indonesia menjadi saksi bagaimana band asal Los Angeles, California, Amerika Serikat ini mengguncang Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta yang dimulai sekitar pukul 20.23 WIB.
James Hetfield, vokalis gaek sekaligus gitaris Metallica mengungkapkan rasa kagumnya terhadap antusiasme publik Indonesia di sela-sela konser. Ia juga mengenang konser perdana mereka pada 20 tahun lalu, dimana saat itu sempat terjadi kericuhan dan diharapkan tidak ada kekacauan pada konser Metallica di Jakarta kali ini.
"Setelah 20 tahun, akhirnya kami kembali kesini lagi, dan saya terpukau masih dapat bermain di depan massa sebanyak ini, apakah kalian masih bersama kami?!," seru James, yang disambut teriakan antusiasme puluhan ribu penonton.
Band Metallica yang beranggotakan James Hetfield (vocal, gitar), Lars Ulrich (drum), Kirk Hammett (gitar), dan Robert Trujillo (bass) terbukti masih menyimpan energi dahsyatnya pada konser Metallica yang berlangsung selama lebih dari dua jam itu.
Setelah ditunggu-tunggu selama 20 tahun, akhirnya Metallica bisa hadir di depan mata kira-kira 50.000 penggemar mereka di Jakarta. Dua layar LED berukuran besar yang terpasang di kanan dan kiri panggung Metallica akhirnya menampilkan cuplikan seorang koboi yang berada di kuburan massal yang terletak di padang tandus.
Tak lama kemudian, tata lampu warna-warni dinyalakan. Layar LED utama yang berada di tengah panggung langsung menampilkan sosok Ulrich, yang mengacungkan salam damai sebelum menggebuk set drum untuk mengomando rekan-rekannya membawakan lagu 'Hit The Lights'.
Histeria para penonton pun terjadi seketika itu. Terlebih lagi, Metallica tanpa ampun langsung menghajar dengan dua lagu legendaris mereka yang hits, 'Master of Puppets' dan 'Fuel'.
"Halo, Anda terlihat berenergi sekali, butuh 20 tahun untuk kembali ke sini. Kalau begitu, apakah Anda masih ingat yang ini," seru Hetfield.
Tak kalah bersemangat, Hammett, yang dari awal pertunjukan menggeber gitar listriknya sambil berjalan ke sana kemari memanfaatkan lebar panggung tiba-tiba mengambil posisi di tengah panggung sambil memainkan melodi komposisi film 'Star Wars' dengan penuh distorsi sebagai intro lagu 'Fade to Black'.
"Jakarta, Anda merasakannya, saya tahu Anda melihatnya, mendengarnya, dan merasakannya. Apakah Anda merasakan yang saya rasakan?" seru Hetfield lagi membakar semangat para penonton yang memadati Gelora Bung Karno.
Masih banyak lagu-lagu yang dibawakan di konser Metallica di Jakarta tadi malam seperti lagu 'The Lightning', 'Sad But True', 'For Whom the Bell Tolls', 'Blackened', 'Fade To Black', 'Sanitarium' hingga 'Nothing Else Matters' dan 'One'.
Ribuan penonton berbagai usia, dari remaja hingga orang tua, tidak ragu untuk berjingkrak-jingkrak dan bernyanyi bersama dengan James di seluruh lagu, tak terkecuali ketika mereka memainkan lagu-lagu dengan tempo cepat yang memekakkan telinga.
"Apa lagu yang ingin kalian dengar, setelah 20 tahun, kalian masih begitu bersama kami, kalian adalah anggota keluarga kami," teriak James.
Ketika James mengatakan bahwa konser hampir berakhir setelah lagu yang sangat populer di dekade 90-an 'Enter Sandman' dimainkan, sontak puluhan ribu penonton menolak dan meminta empat pria idolanya itu untuk bermain kembali. "We want more, we want more", teriak penonton berulang-ulang, hingga membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno seakan bergetar.
James, Lars Ulrich, Kirk, dan Robert tidak ingin mengecewakan penggemarnya. Mereka kembali naik ke atas panggung dan membawakan lagu-lagu tambahan yakni 'Creeping Death', hingga 'Seek and Destroy' sebagai lagu penutup.
"Kami cinta Jakarta!," teriak James, di penghujung konser.
Robert, yang begitu agresif di atas panggung tidak mau kalah memanjakan penggemarnya. Dia mencoba berseloroh dengan menggunakan Bahasa Indonesia. "Terima kasih banyak, Selamat Malam," ujarnya terbata-bata.

Minggu, 18 Agustus 2013

Yang Boleh dan Yang Dilarang Saat Konser Metallica di Jakarta

CEO Blackrock Entertainment Krishna Radhitya mengungkapkan bahwa ada sejumlah hal atau peraturan yang dibolehkan dan yang dilarang saat menonton konser Metallica di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada tanggal 25 Agustus 2013.
"Kami harap segala persiapan untuk keamanan dan kenyamanan penonton sudah cukup untuk membuat konser Metallica lancar. Namun, dukungan dari penonton yang ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama di area konser juga kami butuhkan," kata Krishna Radhitya saat Pre Show Party di salah satu kafe di kawasan Jakarta Selatan, Minggu.
Penonton konser Metallica di Jakarta, Indonesia dilarang membawa kamera profesional dengan lensa terpisah serta peralatan rekaman audio dan video apa pun. Selain itu, segala jenis botol minuman, minyak wangi dan lain-lain, serta kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke dalam lokasi konser.
Krishna juga mengingatkan segala macam bentuk senjata termasuk pisau, senjata api, cutter, silet, semprotan merica, dan kepala sabuk yang besar dan membahayakan tidak boleh dibawa.
Selain itu, penonton juga dilarang membawa segala jenis bendera dan banner serta peralatan laser dan pointer saat menonton konser band heavy metal yang didirikan di Los Angeles, Amerika Serikat pada 1981 itu.
"Kembang api, rokok dan korek api serta minuman beralkohol dalam bentuk apa pun juga dilarang. Penonton juga dilarang membawa binatang peliharaan," kata Krishna.

Jumat, 26 Juli 2013

Daftar Permintaan Khusus Alicia Keys Untuk Konser di Jakarta

Penyanyi R&B asal Amerika Serikat, Alicia Keys akan menggelar konser di Jakarta pada tanggal 29 November 2013 mendatang. Konser Alicia Keys di Jakarta akan diselenggarakan di Skeeno Hall, Gandaria City, Jakarta Selatan. Tiket konser Alicia Keys di Jakarta sudah dapat dibeli di situs JAVA Musikindo mulai tanggal 27 Juli 2013. Untuk konsernya di Jakarta, Alicia Keys memberikan daftar permintaan khusus yang harus dipenuhi oleh Java Musikindo selaku promotor konser bertajuk Set The World on Fire Tour itu.
"Permintaannya enggak banyak, dia punya anak, jadi dia minta di dressing room-nya dipasang (pesawat) TV yang ada program buat anak usia dua sampai tiga tahun. Kalau perlu, saya pakai baju badut (untuk menghibur anak Keys). Sisanya, normal-normal aja," kata Adrie Subono, dari Java Musikindo, yang diiringi tawa dalam jumpa pers konser Alicia Keys, di Magnum Cafe, Grand Indonesia lantai 6, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juli 2013.
Permintaan Alicia Keys itu, kata Adrie lagi, tak menyulitkannya. "Kesulitannya hanya menentukan waktu dan tempat, karena saya kesulitan mendapatkan tempat yang cocok buat konser Alicia. Ini pastinya bagus karena dia juga bawa dancer," ujarnya.
Selain itu, promotor diminta pula untuk menyediakan tiga buah piano MIDI berukuran sedang yang tergolong langka di Indonesia saat ini. Adrie sebagai promotor yang membawa Alicia Keys ke Jakarta mengaku permintaan pelantun lagu 'Teenage Love Affair' itu cukup sulit dipenuhi karena instrumen dengan spesifikasi yang ditentukan Keys tidak tersedia di Indonesia. Hingga kini, ia belum menemukan piano midi tersebut.
"Kami juga belum dapat piano MIDI. Mereka minta 3 piano MIDI merk Yamaha yang di sini enggak ada. Mereka minta tiga, satu di panggung, satu di kamarnya, dan satu di dressing room. Ini yang mereka ngotot banget. Kami, juga dibantu distributor, bilang enggak ada. Jadi, saya minta mereka yang nenteng (bawa) sendiri, nanti biaya ditanggung sponsor," terang Adrie.
Meski Alicia Keys meminta saluran televisi khusus anak, namun Adrie belum bisa memastikan apakah Keys benar-benar akan mengajak anaknya yang baru berumur dua tahun itu. "Saya belum dapat daftar siapa saja yang akan ikut," jelasnya.
(Op)